Mengapa Brand Perlu Memantau Kompetitor di AI Search?
AI Search menciptakan arena baru bagi brand untuk bersaing mendapatkan perhatian pelanggan. Pelajari mengapa memantau kompetitor di AI Search penting dan bagaimana AI Visibility dapat membantu memahami posisi brand.
Dalam dunia marketing, memahami kompetitor bukanlah hal baru.
Perusahaan biasanya memantau harga kompetitor, produk baru, campaign marketing, ranking di Google, aktivitas media sosial, hingga strategi konten.
Tujuannya sederhana:
Mengetahui bagaimana posisi brand dibandingkan dengan kompetitor.
Namun, cara pelanggan menemukan dan membandingkan brand mulai berubah.
Saat ini, pelanggan juga dapat menggunakan AI untuk mencari rekomendasi, membandingkan produk, dan menemukan solusi.
Misalnya:
“Apa software terbaik untuk bisnis kecil?”
“Rekomendasikan digital agency di Indonesia.”
“Apa platform CRM yang cocok untuk startup?”
Dalam pertanyaan seperti ini, AI dapat memberikan beberapa rekomendasi brand.
Artinya, kompetitor tidak hanya bersaing di Google atau media sosial.
Mereka juga mulai mendapatkan exposure melalui AI Search.
Kompetitor Bisa Muncul Sebelum Brand Anda Dikenal
Salah satu hal yang membuat AI Search menarik adalah pelanggan tidak harus mengetahui nama sebuah brand terlebih dahulu.
Mereka cukup menjelaskan kebutuhan atau masalahnya.
Misalnya seseorang membutuhkan software project management.
Mereka mungkin tidak mencari:
“Brand X project management.”
Tetapi bertanya:
“Apa aplikasi project management yang cocok untuk tim kecil?”
AI kemudian dapat memberikan beberapa pilihan.
Jika kompetitor Anda muncul dalam jawaban tersebut sementara brand Anda tidak, kompetitor mendapatkan kesempatan untuk dikenal lebih dulu.
Ini merupakan bentuk brand discovery yang berbeda dari pencarian brand secara langsung.
Mengapa Harus Memantau Kompetitor?
Melihat kompetitor hanya dari website atau media sosial belum tentu memberikan gambaran lengkap mengenai posisi mereka di AI Search.
Sebuah kompetitor mungkin tidak terlihat terlalu dominan di channel tertentu. Namun, ketika pelanggan bertanya kepada AI mengenai kategori produk yang sama, brand tersebut bisa muncul cukup sering. Karena itu, tim marketing perlu mulai mengajukan pertanyaan baru:
Brand mana yang sering muncul?
Dalam pertanyaan seperti apa mereka muncul?
Apakah mereka muncul sebagai rekomendasi utama atau alternatif?
Apakah brand kita muncul pada pertanyaan yang sama?
Pertanyaan tersebut dapat memberikan insight mengenai competitive visibility di AI.
AI Search Memiliki Konteks yang Berbeda
Pada search engine tradisional, kompetitor sering dibandingkan berdasarkan ranking.
Misalnya:
Keyword A → Brand A berada di posisi #1
Brand B berada di posisi #3
AI Search tidak selalu bekerja dengan pola seperti itu. Satu pertanyaan dapat menghasilkan beberapa brand dalam satu jawaban.
Selain itu, pengguna dapat memberikan konteks tambahan:
“Mana yang paling cocok untuk perusahaan kecil?”
Kemudian:
“Bagaimana kalau budget saya terbatas?”
Kemudian:
“Mana yang memiliki fitur paling lengkap?”
Setiap konteks dapat menghasilkan jawaban yang berbeda.
Karena itu, memantau kompetitor di AI Search bukan hanya tentang siapa yang muncul, tetapi juga kapan dan dalam konteks apa mereka muncul.
Prompt Bisa Menunjukkan Arena Persaingan Baru
Salah satu cara untuk memahami kompetisi di AI Search adalah dengan melihat berbagai pertanyaan yang relevan dengan industri. Misalnya sebuah perusahaan menjual software HR.
Ada banyak kemungkinan pertanyaan:
“Software HR terbaik untuk perusahaan menengah.”
“Aplikasi payroll terbaik di Indonesia.”
“Software HR yang mudah digunakan.”
“Alternatif software HR untuk perusahaan kecil.”
Brand Anda mungkin muncul pada beberapa pertanyaan. Namun, kompetitor mungkin muncul pada lebih banyak pertanyaan.
Dari sini, tim marketing dapat melihat bahwa persaingan bukan hanya terjadi pada satu keyword atau satu halaman website.
Persaingan juga dapat terjadi pada berbagai kebutuhan dan pertanyaan pelanggan.
Memantau Kompetitor Membantu Menemukan Peluang
Data kompetitor tidak selalu digunakan untuk meniru.
Justru, salah satu manfaat terbesar dari competitive intelligence adalah menemukan peluang.
Misalnya:
Kompetitor A sering muncul ketika pelanggan mencari solusi untuk perusahaan besar.
Kompetitor B sering muncul ketika pelanggan mencari solusi murah.
Sementara brand Anda lebih sering muncul ketika pelanggan mencari solusi yang mudah digunakan.
Insight seperti ini dapat membantu perusahaan memahami positioning masing-masing brand.
Tim marketing kemudian dapat menentukan apakah positioning tersebut ingin dipertahankan atau diperluas.
Kompetitor yang Muncul Hari Ini Belum Tentu Muncul Besok
Ada alasan lain mengapa monitoring secara berkala penting.
Jawaban AI dapat berubah.
Pertanyaan yang sama tidak selalu menghasilkan jawaban yang identik setiap saat.
Selain itu, kompetitor juga terus melakukan perubahan.
Mereka dapat meluncurkan produk baru, memperbarui website, membuat konten baru, atau mengubah positioning mereka.
Akibatnya, posisi sebuah brand di AI Search juga dapat berubah.
Monitoring satu kali hanya memberikan snapshot.
Monitoring secara berkala memberikan gambaran mengenai tren.
Jangan Hanya Memantau Brand Sendiri
Ketika perusahaan mulai memperhatikan AI Visibility, fokus pertama biasanya adalah:
“Apakah brand kita muncul?”
Pertanyaan tersebut memang penting.
Tetapi ada pertanyaan kedua yang tidak kalah penting:
“Siapa yang muncul ketika kita tidak muncul?”
Jawabannya bisa memberikan insight yang sangat berguna.
Jika kompetitor tertentu selalu muncul pada pertanyaan yang sama, perusahaan dapat mulai memahami bagaimana mereka diposisikan oleh AI.
Dari sana, tim marketing dapat mengevaluasi strategi mereka sendiri.
Competitive Intelligence di Era AI
Competitive intelligence sebelumnya banyak dilakukan melalui berbagai sumber.
Tim marketing dapat memantau:
- Ranking Google
- Website kompetitor
- Harga produk
- Social media
- Campaign iklan
- Review pelanggan
- Konten kompetitor
Sekarang, AI Search dapat menjadi sumber insight tambahan.
Perusahaan dapat melihat bagaimana kompetitor direkomendasikan ketika pelanggan mengajukan pertanyaan yang relevan dengan industri.
Dengan demikian, AI Search menjadi salah satu lingkungan baru untuk melakukan competitive monitoring.
Apa yang Sebaiknya Dipantau?
Tidak perlu langsung memantau semua hal.
Perusahaan dapat memulai dari beberapa hal sederhana.
1. Brand Mentions
Seberapa sering brand sendiri dan kompetitor disebut dalam jawaban AI?
2. Relevant Prompts
Pada pertanyaan apa brand dan kompetitor muncul?
3. Posisi dalam Jawaban
Apakah brand muncul sebagai rekomendasi utama, salah satu alternatif, atau hanya disebut sekilas?
4. Perbandingan dengan Kompetitor
Apakah brand lebih sering atau lebih jarang muncul dibandingkan kompetitor?
5. Perubahan dari Waktu ke Waktu
Apakah visibility meningkat, menurun, atau relatif stabil?
Dengan memantau beberapa aspek tersebut, tim marketing dapat mulai membangun gambaran mengenai posisi brand di AI Search.
AI Visibility Bukan Sekadar Perlombaan Menjadi Nomor Satu
Ada satu hal yang perlu diperhatikan.
AI Visibility tidak selalu berarti brand harus menjadi rekomendasi nomor satu.
Yang lebih penting adalah memahami apakah brand muncul dalam konteks yang relevan dengan target pelanggan.
Misalnya sebuah brand hanya muncul sebagai pilihan ketiga, tetapi pertanyaan tersebut sangat relevan dengan produk mereka.
Sementara kompetitor muncul sebagai pilihan pertama tetapi dalam konteks yang kurang relevan.
Angka atau posisi saja tidak selalu menceritakan keseluruhan kondisi.
Konteks tetap penting.
Monitoring Kompetitor Bisa Membantu Strategi Marketing
Data dari AI Search dapat menjadi input tambahan untuk berbagai aktivitas marketing.
Misalnya untuk:
Content Strategy
Mengetahui topik dan pertanyaan yang banyak dikaitkan dengan kompetitor.
Brand Positioning
Memahami bagaimana brand dan kompetitor dipersepsikan dalam konteks tertentu.
Product Marketing
Melihat aspek produk yang sering muncul ketika pelanggan membandingkan beberapa pilihan.
Competitive Analysis
Melihat perubahan visibility kompetitor dari waktu ke waktu.
Dengan begitu, AI Visibility tidak hanya menjadi data tambahan.
Jika dianalisis dengan tepat, data tersebut dapat membantu memberikan konteks untuk pengambilan keputusan marketing.
Pantau Brand dan Kompetitor dengan SpiderPrompt
Memantau AI Search secara manual dapat dilakukan untuk pengecekan sederhana.
Namun, ketika jumlah prompt, kompetitor, dan platform AI semakin banyak, monitoring secara rutin menjadi lebih sulit.
SpiderPrompt membantu bisnis memantau AI Visibility brand sekaligus membandingkannya dengan kompetitor.
Melalui AI Mentions, tim dapat melihat bagaimana brand disebut oleh AI.
Prompt Tracking membantu memantau pertanyaan yang relevan dengan bisnis.
Sementara Brand Competitor membantu membandingkan visibility brand dengan kompetitor.
Dengan AI Analytics, perusahaan juga dapat memahami aktivitas AI terhadap website.
Semua insight tersebut membantu tim marketing melihat AI Search bukan hanya sebagai tempat baru untuk mendapatkan visibility, tetapi juga sebagai lingkungan baru untuk memahami kompetisi.
Karena di era AI, memantau kompetitor tidak lagi hanya berarti melihat:
“Siapa yang ranking lebih tinggi di Google?”
Tetapi juga:
“Ketika pelanggan bertanya kepada AI, brand mana yang muncul sebagai jawabannya?”
Pelajari lebih lanjut tentang AI Visibility dan competitive monitoring dengan SpiderPrompt